‘Wellness Tourism’, Wisata Kebugaran Ala Bali

oleh -381 Dilihat
Ketua Perkumpulan Bali Maha Usadhi Prof I Made Agus Gelgel Wirasuta

DENPASAR, POS BALI – Sebagai daerah destinasi wisata dunia, Bali terus menggali potensi untuk menyambut kedatangan wisatawan di era kenormalan baru ini. Salah satunya dilakukan Bali Maha Usadhi.

Asosiasi kebugaran (wellness) berbasis kearifan lokal Bali yang telah terdaftar di Kemenkumham dengan registrasi Nomor AHU-0012802.AH.01.07. Tahun 2021, mengembangkan konsep kebugaran (wellness) yang diilhami filosofi Hindu secara universal dan bertujuan untuk mengenalkan budaya Bali melalui wisata kebugaran (wellness tourism).

Visi Bali Maha Usadhi (BMU) membawa kebugaran ala Bali menjadi kekuatan spirit hidup menuju kebahagian abadi ke masyarakat global. Yakni dengan misi mendukung program pemerintah Provinsi Bali, menjalin kerja sama dengan desa adat di berbagai kabupaten, dan BMU bersinergi dengan stakeholder pariwisata Bali dalam menjadikan Bali sebagai “World Class Wellness Destination”.

Program kerja Bali Maha Usadhi sejalan dengan Visi dan Misi Pemprov Bali yakni Nangun Sat Kerthi Loka Bali yang bermakna menjaga kesucian dan keharmonisan alam Bali beserta isinya untuk mewujudkan kehidupan krama Bali yang sejahtera dan bahagia sekala-niskala menuju kehidupan krama dan gumi Bali.

Peta Jalan Ekonomi Kerthi Bali Menuju Bali Era Baru memberikan arah pengembangunan Bali Era Baru’, khusus pengembangan industri pariwisata Bali berbasis kearifan lokal Budaya Bali, untuk mengundang wisatawan berkualitas.

Wellness Tourism Destination, oleh Global Wellness Institut diprediksi menjadi salah satu destinasi wisata kebugaran yang akan mengundang wisatawan berkualitas dengan waktu tinggal yang lebih panjang, akan berpengaruh pada perubahan gaya hidup wisatawan menuju kualitas hidup sehat “hight quality live”.

Gaya Hidup sehat telah merubah pola pikir semua insan, setelah pandemik Covid-19 melanda dunia. Bali Maha Usadhi atau kebugaran ala Bali adalah pilihan hidup orang Bali secara sadar adalah upaya atau usaha orang bali untuk menjaga dirinya selalu hidup sehat untuk mencapai kebahagiaan yang abadi “Morksar ta Jagadhita ya ca iti Dharma”.

Ketua Perkumpulan Bali Maha Usadhi Prof I Made Agus Gelgel Wirasuta menyampaikan, wellness destination diprediksi akan mendatangkan pendapatan yang sangat tinggi. Karena orang yang akan berwisata, sepulangnya ingin bahagia. “Jadi ada spirit yang dibawa. Bukan capek, maupun penat setelah berwisata,” katanya.

Destinasi ini akan dibangun berbasis kebudayaan Bali. Rencananya, Desa Taro bakal dijadikan pilot project untuk mengembangkan industri pariwisata terbaru ini. “Wellnes ini tujuannya hidup yang berkualitas, berbahagia, tanpa ada masalah,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali, Tjok Bagus Pemayun menyampaikan apresiasi dan dukungannya terhadap ‘wellness tourism’, wisata kebugaran ala Bali. “Tentu ini akan menambah khasanah pariwisata Bali yang mengusung tagline ‘Pariwisata Budaya’,” ungkapnya. alt

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *