Pelita Air Tingkatkan Kapasitas Pelayanan Penumpang ke Bali

oleh -297 Dilihat
Gubernur Koster tampak berfoto bersama di depan maskapai bari Pelita Air

MANGUPURA, POS BALI – Maskapai baru yaitu Pelita Air melakukan penerbangan perdana dari Jakarta ke Bali, Kamis (28/4). Gubernur Bali Wayan Koster mengatakan, penerbangan Pelita Air akan meningkatkan kapasitas pelayanan untuk penumpang regular dan wisatawan. Baik wisatawan domestik maupun mancanegara ke Bali.

“Hal ini akan sangat berperan dalam meningkatkan citra Pariwisata Bali berbasis budaya dan berorientasi kualitas, dalam rangka upaya percepatan pemulihan pariwisata dan perekonomian Bali yang sangat terpuruk selama dua tahun masa pandemi Covid-19,” kata Koster.

Mewakili Pemerintah dan Masyarakat Bali Saya mengucapkan selamat dan terimakasih kepada Menteri BUMN RI, Bapak Erick Thohir, Menteri Perhubungan RI, Bapak Budi Karya Sumadi, Direktur Utama Pertamina RI, Ibu Nicke Widyawati atas kebijakannya dalam menyelenggarakan Maskapai penerbangan ke Bali.

Dikatakan, saat ini sudah ada momentum pemulihan pariwisata Bali, karena sejak tanggal 7 Maret 2022 telah berlaku kebijakan baru bagi wisatawan mancanegara yaitu tanpa karantina dan fasilitas Visa on Arrival (VoA) untuk 43 Negara.

“Sampai saat ini, sudah terdapat 11 Maskapai yang melayani penerbangan Internasional ke Bali, dan akan bertambah lagi penerbangan oleh Maskapai Emirates, tanggal 1 Mei 2022. Jumlah penerbangan internasional ke Bali pada tanggal 1 sampai 30 Maret 2022 mencapai 123 pesawat, dengan total penumpang wisatawan mancanegara sebanyak 17.250 orang, dengan rata-rata sebanyak 575 orang per hari,” ujarnya.

Koster juga mengungkapkan, pada tanggal 1 sampai 27 April, jumlah penerbangan internasional ke Bali meningkat menjadi 269 pesawat (meningkat 118% dibanding bulan Maret), dengan total penumpang wisatawan mancanegara sebanyak 58.630 orang (meningkat drastis 240% dibanding bulan Maret), dengan rata-rata sebanyak 2.171 orang per hari (meningkat drastis 277% dibanding bulan Maret).

Sedangkan jumlah penerbangan domestik ke Bali tanggal 1 sampai 30 Maret sebanyak 2.188 Pesawat, dengan total penumpang sebanyak 276.619 orang, rata-rata sebanyak 9.220 orang per hari. Namun jumlah penerbangan domestik ke Bali pada tanggal 1 sampai 27 April 2022 mengalami penurunan menjadi sebanyak 1.669 pesawat, dengan total penumpang sebanyak 194.910 orang, rata-rata 7.218 orang per hari. “Hal ini terjadi akibat penurunan penumpang domestik ke Bali karena sedang berlangsung pelaksanaan ibadah puasa,” imbuhnya.

Dalam kesempatan itu, Koster  juga  mengungkapkan bahwa Bali sudah sangat kondusif untuk dikunjungi oleh wisatawan domestik dan wisatawan mancanegara. Dia memastikan penanganan Covid-19 dapat dilaksanakan dengan baik dan masyarakat Bali sangat tertib melaksanakan protokol kesehatan, sehingga Bali sudah sangat nyaman dan aman dikunjungi.

“Oleh karena itu kami mengundang para wisatawan datanglah beramai ramai ke Bali, melihat keindahan alam, keramahtamahan masyarakat Bali, dan keunikan budaya Bali,” ajaknya.

Sementara itu, Direktur Utama PT. Pelita Air Service Dendy Kurniawan, yang turut serta dalam inaugural flight dari Jakarta menuju Bali mengucap syukur atas pendaratan pertama penerbangan komersil Pelita Air di Bali yang berjalan dengan sukses. Ia berharap penerbangan tersebut bisa berlanjut dengan penerbangan – penerbangan lanjutan yang lebih intens.

“Kami pun dituntut terus memberikan destinasi – destinasi baru, sehingga kita bisa mendukung apa yang dicanangkan oleh pemerintah, dalam mewujudkan konektivitas transportasi udara yang maksimal,” katanya.

Dia menambahkan, Pelita Air yang telah berdiri selama kurang lebih 52 tahun, dikenal sebagai maskapai yang memiliki kredibilitas dan reputasi di sektor charter atau penerbangan tidak terjadwal. Meliputi VVIP, diantaranya pelayanan kepresidenan untuk Wakil Presiden, Kementerian, dan klien – klien Pelita lainnya.

“Berdasarkan pengalaman itulah kami melihat peluang pasar pada penerbangan nasional, memberanikan diri untuk memasuki segmen yang baru bagi kami, yakni segmen penerbangan komersial,” ungkapnya sembari menyampaikan apresiasi terhadap dukungan yang diberikan semua pihak terhadap keberadaan Pelita Air.  alt

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *