Adexco 2022, Muhadjir Effendy Resmikan Rumah Resiliensi Indonesia 

oleh -347 Dilihat
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia, Muhadjir Effendy didampingi Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto tampak meninjau stand Asosiasi Sistem dan Teknologi Tanpa Awak (Astta), Kementerian Perindustrian RI, Adexco 2022, Pameran Solusi Kebencanaan di Bali Art Collection, Nusa Dua, Bali, Senin (23/5).

MANGUPURA, POS BALI – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia, Muhadjir Effendy meresmikan Rumah Resiliensi Indonesia serangkaian Adexco 2022, Pameran Solusi Kebencanaan, di Bali Art Collection, Nusa Dua, Bali, Senin (23/5).

Tampak Muhadjir Effendy didampingi Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI, Suharyanto, dan Wakil Gubernur Bali, Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace) juga meninjau stand pameran ini.

Muhadjir Effendy menjelaskan, Rumah Resiliensi Indonesia merupakan kumpulan penggiat sosial yang memiliki kepedulian tinggi terhadap pengurangan resiko bencana di Indonesia.

“Jadi karena tempatnya terbatas karena mengikuti Global Platform for Disaster Risk Reduction (GPDRR) ke-7, kita sediakan forum disini. Ini dibuat atas biaya mereka sendiri, di luar GPDRR,” jelas Muhadjir Effendy.

Dalam kesempatan ini, Muhadjir Effendy juga menyampaikan terima kasih atas pengurangan resiko bencana yang telah dilakukan BNPB, penggiat sosial, volunteer, dan pihak penggerak sosial yang lainnya.

“Indonesia itu rawan bencana karena terletak di Ring of Fire. Karena itu peranan mereka sangat vital,” ungkapnya.

Muhadjir Effendy menambahkan, dalam GPDRR ini, Indonesia dan negara lain saling belajar untuk mitigasi bencana. Hanya saja, lanjut dia, Indonesia sering terjadi bencana karena berada Ring of Fire.

“Saling belajar, kita juga belajar dari negara lain, dan negara lain juga belajar ke kita. Karena kita banyak ada bencana,” jelasnya.

Sementara itu, Suharyanto menyampaikan, Indonesia menjadi salah satu negara dari 30 negara yang ada di dunia sangat rawan bencana.

Dikatakan, Indonesia kerap dilanda bencana seperti gempa Palu, dan NTB penanganan bisa dilakukan secara cepat serta tepat.

“Dan yang terakhir itu Gunung Semeru yang dilakukan dengan cepat serta rekonstibaliasi dilakukan dengan cepat dan baik. Begitu itu juga dengan pandemi Covid-19, dalam jangka dua tahun kita sudah menanganinya dengan baik,” ungkapnya.

Direktur Utama Adexco Novry Hetharia (kiri) dan Direktur Operasional Adexco, Andrian (kanan)

Adexco 2022, Pameran Solusi Kebencanaan

PT Expo Indonesia Jaya menggelar Pameran Solusi Kebencanaan bertajuk Asia Disaster Management & Civil Protection Expo & Conference (Adexco) dari tanggal 23 – 28 Mei 2022 di Gedung Putih, Art Bali Bali Collection (ABBC), Nusa Dua, Bali, Indonesia.

Mengusung tagline, “Reinforce Our Future, From Indonesia to the World”, Adexco merupakan sebuah upaya untuk meningkatkan kesadaran dan wawasan seluruh elemen bangsa terkait pemanfaatan teknologi dalam sebuah penanganan bencana.

Menurut analisis para ahli, bencana dan fenomena alam yang terjadi di seluruh dunia, 45% terjadi di kawasan Asia. Sejumlah bencana seperti gempa dan tsunami melanda berbagai wilayah Asia dan telah mengakibatkan ratusan ribu korban jiwa serta kerugian dengan total ratusan miliar rupiah.

Adexco sebagai pameran dan konferensi terbesar di Indonesia terkait kebencanaan, diharapkan dapat menempatkan Indonesia sebagai pusat solusi kebencanaan di kawasan Asia.

Adexco juga merupakan kolaborasi dengan BNPB dan didukung oleh Kementerian Perindustrian, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, dan juga pihak swasta lainnya.

Dalam rangkaian acara Adexco juga akan menghadirkan program-program seperti Panggung Resiliensi sebagai sarana para exhibitor untuk memperkenalkan produk dan inovasi dalam memberikan solusi serta mitigasi kebencanaan.

Direktur Operasional Adexco, Andrian menjelaskan, selain di Bali pada bulan Mei ini, Adexco juga akan diadakan di Jakarta, pada tanggal 5-7 Oktober 2022 di JIExpo Kemayoran.

“Untuk terus meningkatkan awareness dan kepedulian mengenai mitigasi bencana, Adexco juga akan diselenggarakan di Jakarta pada tanggal 5-7 Oktober 2022 di JIExpo Kemayoran,” ungkapnya.

Indonesia Rawan Bencana

Indonesia merupakan negara yang rawan bencana. Bahkan korban yang ditimbulkan lebih besar dibandingkan korban perang. Berangkat dari itu, Adexco bersama BNPB bersama stakeholder dengan lainnya membuat lab hidup terbesar di dunia.

“Jadi Indonesia bersama industri-industri yang ada bisa menjadi solusi kebencanaan sebagai hasil laboratorium dunia,” kata Direktur Utama Adexco Novry Hetharia.

Lanjut dia, Indonesia paling sering terjadi bencana, sehingga disinilah tempat dunia untuk uji lab kebencanaan di seluruh dunia. Karena Indonesia memiliki bencana paling komplit.

“Anak bangsa kita atas arahan Pak Jokowi, diharapkan mampu memenuhi kebutuhan dalam negeri dan menjual produksi pendukung penanggulangan kebencanaan ke luar negeri,” harapnya. alt

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *