Fieldtrip Delegasi Korea Selatan; Bali Surga yang Nyata

oleh -736 Dilihat
Pura Besakih

DENPASAR, POS BALI – Tak hanya mengikuti rapat di Bali, para delegasi Global Platform for Disaster Risk Reduction (GPDRR) ke-7 juga mengikuti fieldtrip, inisiatif Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) Republik Indonesia untuk membangkitkan kembali pariwisata Indonesia, khususnya Bali.

Para delegasi dari berbagai negara itu tour menikmati kearifan lokal dengan kekayaan budaya dan adat yang dimiliki Pulau Dewata ini, Sabtu (28/5). Yakni program 1 ke Penglipuran dan Kintamani, program 2 Besakih dan Kertha Gosa, serta program 3 ke Benoa, GWK, dan Uluwatu.

Kekaguman para delegasi pun terlontar seusai mereka berkunjung. Salah satunya delegasi dari Korea Selatan, Kwang Hyuk Kwon yang mengaku takjub dengan keindahan budaya Bali. “Saya tadi mengunjungi Pura Besakih. Itu sangat menakjubkan. Saya harap pura ini dijaga keasliannya seperti saya ini,” harapnya.

Kwang Hyuk Kwon juga menyampaikan terima kasih atas program fieldtrip Kemenparekraf ini. “Kami tadi ke pura terbesar di Bali, Besakih. Sangat luar biasa. Sangat bagus, seperti surga. Kami dari Korea Selatan, suasananya sangat berbeda dengan negara kami. Saya sangat menyukai kealamiannya, budaya, dan segalanya yang ada di Bali. Saya sangat berterima kasih,” tandasnya.

Delegasi GPDRR dari Korea Selatan, Kwang Hyuk Kwon (dua dari kiri) saat melihat-lihat Pameran Bali Bangkit di Taman Budaya Bali

Delegasi dari Malaysia, Carmen Wong mengaku pertama kali ke Bali. Dia mengaku Bali di luar ekspektasinya. Kata dia, Bali sangat damai, indah, dan sesuatu menarik lainnya yang membuatnya ingin kembali lagi ke Bali.

Carmen juga tak merasa khawatir dengan pandemi Covid-19. Karena saat ini sudah melandai. “Saya lihat di Bali sudah menerapkan sanitasi yang sangat baik di setiap tempat, terdapat juga PCR, dan itu saya kira sangat aman di Bali,” tuturnya saat ditemui usai berbelanja di Pameran IKM Bali Bangkit di Taman Budaya Bali, Denpasar.

Dalam kunjungannya ke pameran itu, Carmen juga membeli oleh-oleh dupa dan juga tempat dupa berhias kupu-kupu. “Ini sangat cantik. Ini akan menjadi kenang-kenangan ketika saya berada di rumah. Saya akan menyalakan dupa, dan saat itu saya akan ingat dengan Bali,” tandasnya seraya berjanji akan menceritakan pengalamannya di Bali kepada rekan-rekannya. alt

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *