Koster Ajak Seluruh Masyarakat Bangun Bali

oleh -516 Dilihat
Gubernur Bali, Wayan Koster

DENPASAR, POS BALI – Gubernur Bali, Wayan Koster mengajak masyarakat dari semua unsur agama, suku dan golongan yang tinggal di Pulau Dewata untuk ikut bersama-sama membangun Bali dengan mendukung segala program yang dilaksanakan Pemerintah Provinsi Bali melalui visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana menuju Bali Era Baru.

Ajakan tersebut disampaikan Koster saat menghadiri acara Halal Bihalal Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Bali 1443 Hijriah di Musholla Baitul Mu’Miin BKDI Bali, Denpasar, Minggu (29/5).

Acara itu tampak dihadiri Sekretaris Jenderal MUI, Amirsyah Tambunan, Ketua MUI Bali, Mahrusun Hadiono, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Bali, Dewa Putu Mantera, Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional 8 Bali Nusra, Giri Tribroto, dan Ketua Yayasan Baitul Mukminiin BKDI Bali, Mardi Soemitra.

Dalam acara bertema ‘Momentum Penguatan Silaturahmi dan Ukhuwah Umat Islam Bali’ ini, Koster juga mengajak semua masyarakat untuk menjaga kerukunan antar umat beragama serta ikut menjaga kondusifitas Bali.

Dikatakan, selama ini hubungan antar umat beragama di Bali berjalan dengan baik dan rukun. Bahkan pada suatu momen tertentu, umat Hindu maupun Muslim di Bali melaksanakan tradisi ngejot (memberi, red).

“Tradisi ngejot ini menjadi wujud toleransi serta kerukunan antar umat beragama di Pulau Bali yang menunjukkan bahwa perbedaan bukan halangan untuk bersatu dan hidup saling berdampingan dengan damai,” tutur Koster.

Dijelaskan, tradisi ngejot sangat sejalan dengan apa yang telah diwarisi oleh pendiri bangsa, Soekarno yang mengedepankan nilai-nilai kebangsaan dengan meneladani Pancasila, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika.

“Jadi ini yang harus dijadikan landasan di dalam menjalani kehidupan di Indonesia terlebih di Bali. Kita harus menjaga persatuan dan kesatuan, kebersamaan menjaga NKRI, menjaga Kebhinekaan dan kerukunan antar umat beragama yang sudah berjalan dengan baik selama ini di Bali,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Koster juga menyampaikan perkembangan kasus Covid-19 di Bali yang telah melandai dan stabil. Selain itu vaksinasi di Bali juga tertinggi di Indonesia. Vaksin dosis pertama mencapai 106%, vaksin dosis kedua mencapai 97% dan vaksin dosis ketiga atau booster telah mencapai lebih dari 70% dan tertinggi di Indonesia.

“Astungkara penanganan pandemi Covid-19 di Provinsi Bali menjadi yang terbaik di Indonesia, sehingga Bali akan memasuki tatanan kehidupan Era Baru pascapandemi Covid-19 dengan menghadirkan sejumlah kebijakan baru di Pulau Bali yakni diantaranya berupa transformasi ekonomi, yang nantinya ekonomi Bali tidak hanya bergantung pada sektor pariwisata saja dan begitu pula sektor pariwisata tetap akan berlangsung dengan berbasiskan budaya Bali serta berkualitas dan bermartabat,” tandas Koster. alt

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *