Jump in Paradise, Tontonan Gratis Sembari Nikmati Matahari Terbenam

oleh -226 Dilihat
Atraksi penerjun dunia di Pantai Mesari

MANGUPURA, POS BALI – Puluhan penerjun yang melakukan aksi terjun payung dari pesawat Hercules TNI AU disambut sumringah wisatawan asing dan domestik yang sedang menikmati matahari terbenam di Pantai Mesari, Seminyak, Kuta, Badung, Selasa (21/6) sore.

Para turis pun tampak bersorak gembira ketika menyaksikan tontonan gratis pendaratan para penerjun dunia itu. Mereka terheran dengan atraksi penerjun ini.

Turun dengan kecepatan tinggi, namun tiba-tiba seperti memiliki rem dan mendarat dengan sangat lembut. “Mereka penerjun profesional,” ujar salah satu panitia.

Pihak panitia mengatakan, sebanyak 60 penerjun dari 29 negara seperti dari Rusia dan Ukraina mengikuti Bali Bogie, Jump in Paradise. Tak hanya itu, dalam event ini juga diisi pembagian paket sembako hingga pelepasan 100 ekor tukik oleh penerjun.

Penerjun asal Francis, Karine Joly mengaku sangat senang terjun payung di Bali. Dalam event ini, dia bertemu dengan seluruh rekan penerjun dari seluruh dunia.

“Saya kira ini akan menjadi simbolis setelah seluruh negara ditutup karena pandemi. Dan saat ini adalah cara yang tepat untuk merayakan,” ujarnya.

Juara dunia free flight ini mengaku baru pertama kali ke Bali. “Saya tadi dari atas membuat video dan merekam semua. Saya akan unggah ke Instagram saya,” ungkapnya.

Ditemui di tempat yang sama, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali Tjok Bagus Pemayun mengatakan, event tersebut menjadi salah satu bagian promosi kepariwisataan Bali. Suksesnya kegiatan itu akan memberikan citra positif terhadap Bali.

“Event ini akan memberikan efek ganda, ketika muncul di pemberitaan, maupun di medsos para penerjun, pasti akan dilihat oleh jutaan followers mereka dan ini keuntungan bagi Bali,” katanya.

Sementara itu, Kelompok Ahli Pembangunan Pariwisata Provinsi Bali I Ketut Jaman mengatakan, 60 penerjun yang mengikuti event Bali Boogie mengaku sangat menikmati suasana di Bali.

Dari pengalaman pertama yang dirasakan para peterjun asing itu, mereka meminta event berikutnya digelar tahun depan.

“Rata-rata mereka mengaku puas, tempat pendaratan mulus, pemandangan bagus dan support dari pemerintah daerah juga sangat mendukung,” kata Jaman.

Sambutan terhadap para penerjun payung itu juga akan diberikan oleh pemerintah daerah. Ketut Jaman mengatakan, sebelum event berakhir, pemerintah daerah akan memfasilitasi perjalanan lain menikmati budaya dan tradisi Bali di pagelaran Pesta Kesenian Bali (PKB) di Art Center, Denpasar. alt

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *