Cegah Stunting, BKKBN Workshop Pendampingan KB Pascapersalinan

oleh -272 Dilihat
Workshop Pendampingan KB Pascapersalinan Bagi Ibu Hamil dan Pendampingan Pemberian Makanan Bernutrisi Pada Anak Bagi Bidan dalam upaya pencegahan stunting

DENPASAR, POS BALI – Perwakilan BKKBN Provinsi Bali menggelar kegiatan Workshop Pendampingan KB Pascapersalinan Bagi Ibu Hamil dan Pendampingan Pemberian Makanan Bernutrisi Pada Anak Bagi Bidan dalam upaya pencegahan stunting di SwissBell Watu Jimbar, Sanur, Rabu (29/06).

Kepala perwakilan BKKBN Provinsi Bali, dr. Ni Luh Gede Sukardiasih mengungkapkan, kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Hari Keluarga Nasional ke-29 dan bertujuan meningkatkan komitmen mitra kerja dan tenaga provider terhadap upaya penurunan angka stunting di Provinsi Bali.

Menurutnya, KB Pascapersalinan merupakan salah satu upaya pencegahan kasus stunting. Melalui KB pasca persalinan, pasangan usia subur akan terhindar dari 4 Terlalu (Terlalu muda melahirkan, terlalu tua melahirkan, terlalu sering melahirkan dan terlalu dekat jarak melahirkan) sehingga akan terhindar dari risiko stunting.

“Disinilah kami harapkan peran dari Kader TPK khususnya Bidan untuk selalu mendampingi ibu hamil dalam proses ANC sampai dengan persalinan dengan melakukan konseling terkait dengan KB Pasca persalinan,”jelas dr. Luh De.

Melalui workshop ini, juga diharapkan mitra kerja dan tenaga provider juga dapat memaksimalkan kinerja untuk meningkatkan capaian akseptor baru. “Hal ini dikarenakan hasil pendataan keluarga 2021 menunjukkan angka Unmet Need Bali yang masih tinggi yaitu sebanyak 17,9%,” ungkapnya.

Untuk diketahui, unmet need merupakan proporsi wanita usia subur berstatus kawin yang tidak ingin punya anak lagi atau ingin menjarangkan kelahiran berikutnya, tetapi tidak memakai kontrasepsi.

Selain itu, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan penandatanganan perjanjian kerjasama/MOU dengan RSUP Sanglah sebagai salah satu upaya peningkatan pelayanan KB, program Bangga Kencana khususnya penurunan Stunting di Provinsi Bali dan diikuti oleh 50 peserta yang terdiri dari Kab/Kota, DPC IBI, Kader TPK unsur Bidan dan Satgas Stunting. alt

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *