Malam Penutupan PKB, Pengunjung Diprediksi Bakal Membludak

oleh -257 Dilihat
Pengunjung tampak antusias memilih produk kerajinan dalam pameran di lantai I Gedung Ksirarnawa Taman Budaya Bali di Denpasar.

DENPASAR, POS BALI – Pengunjung diprediksi bakal membludak saat malam penutupan Pesta Kesenian Bali (PKB) XLIV tahun 2022 pada Minggu, 10 Juni 2022.

Tanda-tanda itu sudah mulai terlihat pada Jumat (8/7) siang. Tiga personel Satpol PP Provinsi Bali pun tampak berjaga di pintu masuk Taman Budaya Bali. Sesekali terdengar suara fluit yang tiup personel ini. Rupanya mereka juga ikut mengatur kelancaran lalu lintas.

PKB bertema ‘Danu Kerthi: Huluning Amretha’ di Art Centre ini tampak ramai dikunjungi masyarakat yang antusias ingin menyaksikan pergelaran jelang hari terakhir.

Kasatpol PP Provinsi Bali, I Dewa Nyoman Rai Dharmadi

Kasatpol PP Provinsi Bali, I Dewa Nyoman Rai Dharmadi yang juga Koordinator Pengamanan PKB ini mengungkapkan, dalam malam penutupan PKB pihaknya menurunkan kekuatan penuh. “Kami menurunkan 100 personel, bergabung dengan petugas lain,” ungkapnya.

Dia menegaskan, para personelnya disebar dan ditempatkan di titik-titik strategis. Pihaknya juga mengimbau kepada pengunjung agar selalu waspada terhadap potensi keamanan dan kenyamanan. Karena penutupan diprediksi bakal membludak.

“Terhadap pengunjung yang membawa anak-anaknya, agar selalu diperhatikan. Jangan sampai terpisah,” imbaunya.

Dewa Dharmadi juga mengajak para pengunjung untuk menciptakan kondisi dan situasi kondusif. “Tetap waspada, jangan berdesak-desakan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” tegasnya.

Terkait perhelatan PKB yang berlangsung hampir satu bulan sejak dibuka Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian pada 12 Juni lalu, birokrat asal Nusa Penida Klungklung ini menegaskan bahwa situasi dan kondisi sangat kondusif.

“Astungkara, nihil terjadi gangguan keamanan dan ketertiban,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala UPTD Taman Budaya Bali, I Wayan Ria Arsika menuturkan, sejak awal dibuka hingga sekarang, pengunjung tetap ramai. “Rata-rata per hari 30 ribu per hari. Pas ramai mencapai 40 ribu, mungkin lebih,” tuturnya.

Menurutnya, masyarakat sangat antusias ingin menyaksikan pagelaran PKB secara langsung. Karena sejak dua tahun lalu, tidak pernah menyaksikan pagelaran seni dan budaya secara langsung akibat pandemi Covid-19.

Terkait penutupan oleh Gubernur Bali, Wayan Koster yang direncanakan berlangsung di panggung terbuka Ardha Candra, Ria Arsika mendaku sudah siap. “Kalau dari sisi panggung sudah siap, kita kan sewa sound sistemnya,” ungkapnya.

“Kapasitas Ardha Candra 8 ribu penonton. Namun jika sampai ada yang berdiri, maka panggung terbuka ini mampu menampung 10 ribu,” pungkasnya. alt

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *