Ekonomi Kreatif Digital Pendukung Ekonomi Kerthi Bali

oleh -344 Dilihat
Kadis Koperasi Ekadina (tengah) saat meluncurkan rebranding Djoin

DENPASAR, POS BALI – Sektor ekonomi kreatif dan digital tidak lagi hanya ditempatkan sebagai pendukung, namun kini sudah menjadi bagian dari pembangunan Bali sesuai dengan visi ‘Nangun Sat Kerthi Loka Bali’, melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana Menuju Bali Era Baru.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Bali, Wayan Ekadina saat mewakili Gubernur Bali Wayan Koster meluncurkan rebranding Djoin di Jalan Bypass Ngurah Rai Denpasar, Rabu (20/7). “Ekonomi digital kini masuk menjadi salah satu sektor dalam pembangunan Ekonomi Kerthi Bali,” ungkap Ekadina.

Menurutnya, potensi ekonomi digital Bali sangat tinggi, yang saat ini belum atau mungkin hanya baru sedikit yang bisa dinikmati Bali. “Inilah yang menjadi salah satu tantangan serius dalam penyelenggaraan pembangunan Bali saat ini,” ungkapnya.

Dia membeberkan, transformasi digital Kerthi Bali dapat berkembang dan masuk hampir ke seluruh sektor pembangunan Bali. Menjangkau struktur pemerintahan provinsi, kabupaten/kota, sampai ke desa dan desa adat. Menjangkau seluruh sektor prioritas dan sektor pendukung pembangunan Bali.

Selain itu, lanjut dia, menjangkau sektor swasta dan berbagai pemangku kepentingan terkait, serta tidak hanya menjangkau sektor hilir, namun juga menjangkau proses di sektor hulu dan tengah, sehingga bersifat utuh dan menyeluruh.

“Teknologi digital ditempatkan tidak hanya sebagai supporting atau pendukung, namun juga sebagai enabler, memberikan solusi-solusi baru dan bahkan sebagai driver atau membawa arah baru dalam Pembangunan Bali,” ungkapnya seraya berharap, para startup nantinya mampu menjadi enabler dan driver dalam Pembangunan Bali.

Ekadina menambahkan, dari hasil pendataan sementara yang dilakukan secara online termasuk dengan melibatkan admin desa, di Bali tercatat sebanyak 15.253 UMKM, 14.893 IKM dan 5.219 Koperasi.

“Saya harap dengan pendataan ini, dapat menjadi data dasar bagi instansi terkait dalam menentukan kebijakan dan berkolaborasi dengan startup untuk meningkatkan akurasi dan pemanfaatan data,” harapnya. alt

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *