Connex Webinar Series Bali, BI: Hati-hati Iming-iming Bunga Tinggi

oleh -227 Dilihat
Connex Webinar Series Bali, BI: Hati-hati Iming-iming Bunga Tinggi

MANGUPURA, POS BALI – Terjadinya pandemi Covid-19 menjadi pemicu dan mempercepat transformasi digital. Termasuk juga sistem perbankan yang saat ini dilakukan secara digitalisasi. Menyikapi hal itu, Indosat Business kembali menggelar Connex Webinar Series di The Anvaya Beach Resort, Kuta, Badung, Bali, Kamis (25/8).

Connex Webinar Series ini merupakan agenda rutin yang mempertemukan regulator, pelaku industri, dan mitra teknologi untuk membahas bagaimana digitalisasi dapat meningkatkan produktivitas. Seminar kali ini sebagai bentuk upaya meningkatkan kepercayaan pelanggan di industri jasa keuangan dengan solusi digital yang aman dan andal di tengah maraknya kehadiran layanan keuangan digital, lembaga finansial.

Saat ini masih punya banyak PR yang harus diselesaikan, seperti infrastruktur TI yang belum maksimal dalam mendukung operasional bisnis hingga keamanan data digital yang rentan akan serangan siber. Untuk menjawab tantangan tersebut, dibutuhkan solusi yang mampu mendukung kelancaran operasional bisnis dan mempermudah lembaga keuangan dalam meraih loyalitas pelanggannya.

Baik itu melalui insight untuk memahami pola konsumsi pelanggan, Infrastruktur digital penunjang beban kerja yang dinamis, Mesin perbankan pintar dengan keamanan berlapis, Sistem berkapasitas besar yang mampu menyimpan data bisnis.

Connex Webinar Series kali ini, berbagi insight dan membahas berbagai solusi guna mengoptimalkan layanan keuangan yang aman serta andal. Bersama para ahli yang siap membagikan perspektifnya mengenai industri keuangan digital secara mendalam.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Trisno Nugroho menyampaikan tentang kondisi dan situasi ekonomi di Bali yang mengandalkan sektor pariwisata. Menurutnya, saat ini sudah ada 23 penerbangan internasional ke Pulau Dewata. “Perekonomian Bali sudah mulai bergerak, namun masih perlahan. Kita sih inginnya cepat,” ujarnya saat ditemui di sela-sela acara.

Menurutnya, ekonomi Bali semakin baik, hanya akselerasinya perlu dipercepat. “Wisatawan yang datang ke Bali rata-rata untuk wisatawan nusantara 11 ribu sedangkan wisatawan mancanegara 9 ribu per hari. Tidak tahu (pemicu jumlah tersebut, red)? Apakah karena mahal? Tapi yang datang ke Bali rata-rata orang kaya. Middle Up class, tapi yang ke bawah seperti naik bus dan kendaraan lainnya belum kayak dulu lagi,” ungkapnya.

Trisno Nugroho dalam kesempatan itu juga menyampaikan apresiasi terhadap Connex Webinar Series. Karena melibatkan tak hanya dari pihak bank saja, akan tetapi juga dari nasabah hingga OJK. Bank, kata Trisno harus melindungi nasabahnya.

Seiring dengan perkembangan zaman dan juga munculnya vintek ini, Trisno meminta agar masyarakat tetap berhati-hati. “Dengan online itu, masyarakat tidak terpancing dengan iming-iming di luar normal, misalnya menawarkan bunga yang sangat tinggi. Itu kan tidak mungkin. Lebih baik bertanya ke hotline BI atau OJK, atau ke bank masing-masing,” pungkasnya. alt

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *