Lepas Tim Jelajah Green Province, Cok Ace: Bali Energi Bersih

oleh -183 Dilihat
Wagub Cok Ace saat melepas keberangkatan Tim Jelajah Green Province 2022 di Halaman Depan Kantor Gubernur Bali, Selasa (13/9).

DENPASAR, POS BALI – Wakil Gubernur Bali, Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace) melepas keberangkatan Tim Jelajah Green Province 2022 di Halaman Depan Kantor Gubernur Bali, Selasa (13/9).

Tim ini nantinya akan menjelajahi seluruh Bali untuk mensosialisasikan serta memantau kesiapan dan dukungan sarana prasarana penggunaan energi terbarukan, salah satunya kendaraan listrik.

Cok Ace menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas mendukung program Bali Green Province. Ia menilai, ini merupakan kegiatan luar biasa dan sejalan dengan visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali yang secara garis besar bermakna menjaga kesucian dan keharmonisan alam Bali beserta isinya, untuk mewujudkan kehidupan Krama Bali yang sejahtera dan bahagia sekala dan niskala.

“Visi itu kemudian diturunkan dalam berbagai regulasi pendukung. Khusus terkait penggunaan energi terbarukan, Gubernur Bali telah mengeluarkan dua peraturan yaitu Pergub Nomor 45 Tahun 2019 tentang Bali Energi Bersih dan Pergub Nomor 48 Tahun 2019 tentang Penggunaan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai,” ungkapnya.

Sayangnya, sosialisasi dua peraturan ini mengalami terkendala karena situasi pandemi Covid-19. Padahal, menurut Cok Ace, implementasi sebuah peraturan membutuhkan sosialisasi yang diimbangi ketersediaan sarana dan prasarana.

Untuk itu, sejalan dengan makin melandainya situasi pandemi Covid-19, Pemprov Bali berkomitmen memberi atensi lebih serius terhadap implementasi dua peraturan ini.

“Sosialisasi terus kita lakukan, infrastruktur juga kita siapkan secara bertahap,” ungkap Cok Ace yang didampingi Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Provinsi Bali Gede Pramana dan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Energi Sumber Daya Mineral Provinsi Bali Ida Bagus Ngurah Arda.

“Salah satu dukungan infrastruktur yang menjadi perhatiannya adalah ketersediaan Stasiun Pengisian Listrik Umum (SPLU). Ini yang perlu kita perbanyak. Karena kemungkinan besar, sekali pengisian baterai punya jarak tempuh yang terbatas,” tambahnya.

Cok Ace juga menyampaikan rasa syukur karena semangat Pemprov Bali mendapat respon positif dan berbagai komponen masyarakat, khususnya kalangan media. Melalui sosialisasi yang lebih intensif serta dukungan sarana prasarana memadai, ia berharap lebih banyak lagi masyarakat yang beralih ke kendaraan berbasis listrik.

Ia menyebut, program ini akan sangat membantu pemerintah dalam sosialisasi dan pemetaan dukungan sarana dan prasarana penggunaan energi terbarukan. Dia berharap, ke depannya dukungan dan kerjasama ini bisa terus ditingkatkan untuk masa depan Bali dan Indonesia yang lebih baik. alt

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *