Pameran Kriyanusa, Putri Koster Tampilkan Endek Bali

oleh -135 Dilihat
Fashion show endek Bali dalam Pameran Kerajinan Nusantara (Kriyanusa) Tahun 2022 di Jakarta Convention Center, Rabu (21/9)

JAKARTA, POS BALI – Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Bali Putri Koster mendukung perkembangan produk fashion show Bali dengan menggunakan kain tenun tradisional Bali dengan mengikuti Pameran Kerajinan Nusantara (Kriyanusa) Tahun 2022. Pameran bertema “Semangat Bertahan Pengrajin Berdaya Saing” dibuka oleh Ibu Negara, Iriana Joko Widodo ini, melibatkan 143 peserta dari 34 provinsi di se-Indonesia, digelar di Jakarta Convention Center, Rabu (21/9).

Putri Koster mengatakan, Dekranasda Bali mendapat kesempatan untuk menampilkan karya-karya desainer Bali dalam ajang Kriyanusa. Pihaknya berharap, pemerintah selalu memberikan ruang, waktu dan kesempatan kepada desainer agar mereka bisa berkreasi, memakai dan memamerkan busana-busana sesuai kultur Bali.

“Saya bangga dan berterima kasih atas kesempatan yang diberikan kepada Bali. Hal ini menunjukkan bahwa kita memiliki banyak kesempatan untuk mempromosikan karya-karya kreasi kain tenun tradisional Bali di depan pimpinan Dewan Kerajinan Nasional Daerah dan pusat se-Indonesia,” imbuh Putri Koster.

Pihaknya sangat senang dan mengapresiasi kerajinan dan karya pelaku industri kecil dan menengah yang berasal dari Bali, karena ketekunan dan inovasi yang berani membangun dan membangkitkan kreativitas dalam menghasilkan karya seninya, mampu menunjukkan bahwa kerajinan tradisional asal Bali yang juga merupakan warisan leluhur Bali mampu menembus pasar nasional dan internasional.

“Terlihat kerajinan tradisional khususnya kain tenun tradisional endek, songket dan kerajinan perak menjadi pilihan wisatawan domestik bahkan internasional untuk dijadikan buah tangan saat kembali ke daerahnya masing-masing. Saya bahkan sangat bangga kepada pelaku UMKM dan IKM Bali yang bertahan dan tetap berkreasi di tengah pandemi Covid-19 bahkan menjadi faktor perputaran ekonomi di Bali. Dan saya harapkan pelaku industri kecil dan menengah dan UMKM Bali terus bergerak dan menggeliat di tengah kondisi apapun itu,” ungkap Putri Koster.

Sementara itu, Ketua Umum Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas), Wury Ma’ruf Amin mengatakan, pameran ini sebagai salah satu perwujudan dari produk-produk kriya buatan dalam negeri yang memiliki aspek budaya untuk dapat diperlihatkan dan diapresiasi oleh masyarakat luas, serta harus dikembangkan lebih lanjut sebagai komoditas industri yang memiliki daya saing dan bernilai ekonomi tinggi.

Menurutnya, melalui pameran ini dirinya berharap para perajin tidak pantang menyerah dan terus semangat dalam meningkatkan daya saing produk kerajinan nusantara, meski masih dalam kondisi pandemi Covid-19, sehingga  tetap semangat, kreatif berinovasi, dan terus meningkatkan daya saing produknya agar mampu bertahan di masa pandemi.

Melalui pameran ini, Wury juga berharap para peserta dapat mempromosikan karyanya secara aktif. karena produk kriya Indonesia memiliki daya saing yang tinggi dari segi kualitas dan bahan sehingga dapat diterima oleh pasar domestik dan juga pasar internasional.

“Saya berharap melalui Pameran Kriyanusa ini para peserta pameran dapat mempromosikan karyanya secara aktif, agar hasil kreasinya dapat makin dikenal dan dinantikan masyarakat pecinta kriya Indonesia,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Wury mengajak para peserta untuk ikut serta mendukung program pemerintah yaitu Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia sebagai upaya mengantisipasi persaingan pasar global yang semakin ketat. Selain itu, regenerasi juga dinilai perlu diperhatikan, mengingat keahlian turun-temurun untuk menghasilkan produk kriya pada sebagian jenis kriya sudah mulai punah. alt

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *