FSBJ Wadah Seni Modern

oleh -176 Dilihat
Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Bali, Putri Koster

DENPASAR, POS BALI – Ketua Dekranasda Provinsi Bali, Putri Suastini Koster selaku Penasehat Panitia Penyelenggara Festival Seni Bali Jani (FSBJ) IV Tahun 2022, memimpin rapat pemantapan persiapan FSBJ terkait kegiatan pelindungan, pengembangan, pemanfaatan objek pemajuan tradisi budaya, di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Provinsi Bali di Denpasar, Selasa (4/10).

Putri Koster menyampaikan FSBJ memasuki tahun keempat dan masih sangat muda. Tentu harus berproses. Putri Koster juga menuturkan pengalamannya saat bermain di Teater Mini Badung. Karena langka seni modern, maka teater ini terus mendapatkan kesempatan pentas dalam Pesta Kesenian Bali (PKB).

Menyikapi hal itu, dia berpikir membuat sebuah gagasan untuk mewadahi seni modern, sedangkan seni tradisi tetap dalam PKB.

“Ini saya sampaikan ke Bapak Gubernur untuk membuat festival dalam membuat sebuah wadah seni modern. Beliau mengamini dan mengkoordinasikan seniman non tradisi dengan tanpa meninggalkan tradisi Bali,” tuturnya.

Ke depan pihaknya berharap, FSBJ menjadi ruang dan wadah bagi para seniman modern. Kemudian sastra, musik, dan lainnya.

“Seni modern bisa dilombakan maupun difestivalkan. Asal, naskah yang sama,” ujarnya. Pihaknya juga berharap FBSJ kendati baru lahir tapi gaungnya sama dengan PKB.

Pihaknya juga menuturkan terkait Bali Jani Nugraha. “Ini karena belum ada perhatian Pemprov Bali terhadap para penulis. Bali Jani Nugraha adalah penghargaan kepada penulis sastra. Nanti akan ada pameran buku,” katanya.

Sebelumnya, Kadis Kebudayaan Provinsi Bali, I Gede Arya Sugiartha mengatakan, tema FSBJ ini ‘Jaladara Sasmitha Danu Kerthi, Air sebagai Sumber Peradaban’.

“Persiapan tinggal digelar. Waktu yang ada digunakan evaluasi,” kata Arya Sugiartha yang juga Ketua Panitia FSBJ.

Menurutnya, FSBJ memiliki konsep eksplorasi, eksperimentasi, lintas batas, kontekstual, dan kolaborasi.

“Tema bagaimana danu, memaknai air sebagai sumber peradaban. Dengan air kita bisa bercermin karena kita manusia beradab,” ungkapnya.

Dua minggu 9 – 23 Oktober 2022 di Taman Budaya dan live streaming via kanal YouTube.

“Yang tak kalah penting akan ada penganugerahan Bali Jani Nugraha untuk pemenang 10 orang. Saat ini tengah diproses karena saking banyaknya yang mengajukan kandidat. Pemenang masing-masing penerima piagam penganugerahan dan uang tunai Rp50 juta, dan mereka wajib menulis buku,” jelasnya.

Dia menambahkan, yang terbaru juga akan digelar Carnival of Music Bali Jani yang bakal menggelar Dangdut Fest, Keroncong Jani, Rockustic, hingga Reggae Night. “Nanti juga ada Parade Drum Band,” pungkasnya. alt

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *