Percepatan Penurunan Stunting Perlu Komitmen Seluruh Pihak

oleh -206 Dilihat
Suasana Rekonsiliasi Percepatan Penurunan Stunting di Ruang Pertemuan Rumah Jabatan Wakil Bupati Badung, Rabu (5/10).

MANGUPURA, POS BALI – Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa juga selaku Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Badung menegaskan, dalam penanganan stunting memerlukan komitmen dan kerja keras dari seluruh pihak.

Hal itu ditegaskan Suiasa saat Rekonsiliasi Percepatan Penurunan Stunting di Ruang Pertemuan Rumah Jabatan Wakil Bupati Badung, Rabu (5/10).

“Rekonsiliasi ini tujuannya adalah untuk menyelaraskan upaya seluruh lintas sektor dalam penurunan angka stunting di Badung, sehingga sangat diperlukan komitmen yang kuat untuk bersama-sama menjalankan tugas ini,” jelas Ketut Suiasa

Dikatakan, Badung telah melakukan evaluasi internal dan optimis dapat menurunkan angka stunting. Mengacu kepada data SSGI pada tahun 2021, lanjut dia, Badung memiliki kasus stunting sebanyak 8,7% dan saat ini sudah turun menjadi 6,8% berdasarkan data EPPGBM. “Kami yakin selanjutnya bisa mencapai target di angka 4,84 pada Tahun 2024,” kata Suiasa

Sementara itu, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Bali, dr Ni Luh Gede Sukardiasih, MARS mengatakan, dalam mewujudkan SDM yang sehat, cerdas dan produktif serta tercapainya tujuan pembangunan berkelanjutan, maka dilakukan percepatan penurunan stunting yang dilaksanakan secara holistik, integratif dan berkualitas melalui koordinasi, sinergi dan sinkronisasi di antara kementerian/lembaga, pemerintah provinsi, dengan pemerintah kabupaten.

“Walaupun Bali saat ini peringkat pertama dengan kasus Stunting terendah se-Indonesia, kita tidak boleh lengah dan terus bersinergi bersama-sama dengan seluruh pihak untuk menurunkan angka stunting kalau bisa kita turun di angka 3,5%,” pungkasnya. alt

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *