Mahadewa University ‘Go’ Internasional 

oleh -215 Dilihat
Rektor Suarta dan Penolong Naib Canselor UiTM Malaysia Prof Zaini memperlihatkan MoU yang telah di teken. 

– UPMI dan Universitas Teknologi Mara Malaysia Tekken Mou

DENPASAR, POS BALI – Komitmen Universitas PGRI Mahadewa Indonesia (UPMI) dengan visi ‘Unggul dan Kompetitif Berlandaskan Tri Hita Karana Tahun 2030’, semakin dilirik dunia pendidikan internasional. Kampus bernama keren Mahadewa University kini semakin mantap ‘go’ internasional.

Hal itu terlihat jelas di Ruang Paseban Kampus setempat pada Jumat (14/10) kemarin. Secara khusus, Universitas Teknologi Mara (UiTM) Malaysia tertarik dengan seni yang diterapkan di kampus ini. UiTM dan UPMI melakukan penandatanganan (tekken) Memorandum of Understanding (MoU).

Rektor UPMI, Dr I Made Suarta menyampaikan, MoU ini menjadi kesempatan awal dalam menjalin kerjasama dibidang seni dan budaya. Pihaknya juga berencana ada lawatan balasan ke Negeri Jiran ini. “Kami kampus swasta mendapat kehormatan dapat bekerjasama dengan UiTM Malaysia,” ungkapnya.

Dikatakan, Malaysia dan Indonesia memiliki bahasa yang sama. Karena serumpun. Hanya saja penempatan dan kosakata yang sedikit berbeda. “Dengan kerjasama ini kami harap terjalin tali silaturahmi dan juga akulturasi budaya,” harapnya.

Penolong Naib Canselor, Prof Dr Haji Zaini bin Abdullah didampingi Dekan Jaringan Industri, Komuniti dan Alumni (ICAN), Prof Madya Ts. Dr. Wan Aida Wan Yahaya, dan Koordinator Jaringan Industri Universitas Teknologi Mara Malaysia, Ts. Siti Hajar Aznam mengaku senang datang ke Indonesia, khususnya Bali karena merasa seperti pulang ke kampung halaman sendiri.

Dikatakan, lawatan ini tidak melihat fasilitas. Namun memperkenalkan diri untuk menjalin persahabatan dibidang akademik. “Program seni yang ada di kampus UPMI akan diterapkan di Malaysia. Kolaborasi kerjasama ini juga tak hanya dengan mahasiswa, akan tetapi termasuk dosen dan dilanjutkan dengan kampus,” beber Prof Zaini.

Dengan MoU ini, pihaknya berharap permasalahan yang ada dapat diselesaikan secara bersama. “MoU tak hanya di atas kertas. Akan tetapi dilanjutkan dengan aktivitas. Bali banyak isu, dan MoU ini baru permulaan saja. Jadi MoU ini kami harap menjadi tonggak kerukunan untuk maju secara bersama sama, dan silahkan melawat ke Malaysia,” ajaknya.

Sementara itu, Ketua Yayasan IKIP PGRI Bali, IGB Arthanegara yang turut menyaksikan penandatangan MoU itu menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kerjasama itu. Pihaknya mengaku bangga, Mahadewa University di bawah naungan Yayasan IKIP PGRI Bali ini mendapat kehormatan melakukan kerjasama bertaraf internasional. Ke depan, kerjasama ini akan ditingkatan dan direncanakan bakal dilakukan lawatan balasan. alt

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *