Empati Puri Agung Pacekan Jembrana Terhadap Korban Banjir Bandang

oleh -284 Dilihat
Yayasan Puri Agung Pacekan saat menyerahkan bantuan sembako kepada warga terdampak banjir.

JEMBRANA, POS BALI – Sisa-sisa banjir bandang berupa lumpur masih tampak di beberapa rumah warga yang terkena banjir, tepatnya di Perum Graha Pemedilan di Bantaran Sungai Daya, Dauhwaru, Jembrana, dan juga di Sungai Bilukpoh, Tegalcangkring, Mendoyo, Jembrana.

Fenomena ini menjadi saksi bisu betapa paniknya warga saat peristiwa yang tak dinyana itu terjadi pada Minggu (16/10) lalu. Di tengah malam saat hendak beristirahat, banjir bandang tiba-tiba menerjang rumah mereka yang terletak di bantaran sungai.

Menyikapi kondisi warga terdampak banjir bandang itu, keluarga besar Puri Agung Pacekan Jembrana pun tergerak hatinya untuk sekadar meringankan beban korban dengan berbagi.

Perasaan haru tiba-tiba saja menyelimuti tatkala Yayasan Puri Agung Pacekan Jembrana menyerahkan bantuan sembako kepada korban banjir bandang di dua lokasi berbeda. Yakni di Pemedilan dan di Bilukpoh, Selasa (25/10) pagi.

Paket sembako yang berisikan beras, minyak goreng, telor, mie instan, dan kopi saset itu, diserahkan sebagai bentuk empati keluarga Puri Agung Pacekan terhadap korban banjir bandang akibat meluapnya Sungai Daya dan Sungai Bilukpoh.

Bantuan itu diserahkan Ketua Yayasan Puri Agung Pacekan Jembrana, I Gusti Ngurah Pringga bersama dengan Sekretaris I Gusti Ngurah Sudana, Bendahara Ni Made Ayu Ardini, pemangku, penglingsir, dan beberapa semeton Puri Agung Pacekan Jembrana.

“Mudah-mudahan bantuan yang kami berikan mampu untuk sekadar meringankan beban para korban banjir bandang ini,” harapnya.

Sisa lumpur di rumah warga terdampak banjir masih tampak dan menjadi saksi bisu bencana banjir bandang.

Sementara itu, ditemui terpisah salah satu pendiri dan pembina yayasan, I Gusti Agung Ngurah Susrama Putra sangat bangga dan mengapresiasi kebersamaan/gotong royong semeton Puri Agung Pacekan atas kepedulian kemanusiaan, khususnya di lingkungan Kabupaten Jembrana.

Susrama mengatakan, hanya dalam hitungan 2-3 hari, sudah terkumpul bantuan hampir Rp10 juta di tengah-tengah kondisi ekonomi yang berat seperti sekarang ini.

“Dana yang terkumpul itu kemudian dibelikan paket sembako untuk diserahkan kepada warga yang terdampak,” tuturnya seraya menyampaikan terima kasih atas gerakan kemanusian itu, dan berharap semangat kebersamaan dan persatuan ini tetap dijaga.

Untuk diketahui, Yayasan Puri Agung Pacekan Jembrana menyerahkan sembako di Perum Graha Pemedilan sebanyak 20 paket. Sementara untuk korban banjir di Bilukpoh sebanyak 28 paket.  alt

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *