Jaga Kamtibmas Sukseskan G20

oleh -181 Dilihat
Jajaran Ditintelkam Polda Bali tampak foto bersama dengan  tokoh adat, pelaku usaha pariwisata Desa Ungasan dan Manajemen Garuda Wisnu Kencana.

Polda Bali Temui Tokoh Adat dan Pengusaha Pariwisata di Ungasan

MANGUPURA, POS BALI – Masyarakat diminta untuk bersama-sama menjaga situasi Kamtibmas di wilayah masing-masing menjelang Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20, yang akan berlangsung pertengahan November 2022. Bila ada permasalahan kecil menyangkut kegiatan maupun delegasi G20, informasi tersebut akan berdampak luas. Apapun setiap permasalahan yang dihadapi, diharapkan diselesaikan dengan cara yang baik.

Hal itu disampaikan Direktur Intelkam Polda Bali melalui Kasubdit I Ditintelkam AKBP I Wayan Sumara, saat pertemuan dengan tokoh adat, pelaku usaha pariwisata Desa Ungasan dan Manajemen Garuda Wisnu Kencana dalam rangka mensukseskan Presidency G20, di Wantilan Pantai Melasti, Desa Ungasan, Kuta Selatan, Badung, Jumat (28/10).

“Secara umum, keamanan di wilayah Badung masih kondusif. Hal ini ditunjukan dengan tidak adanya protes terhadap kegiatan G20. Oleh karena itu, Polda Bali meminta keamanan ini harus tetap dijaga dengan baik,” pinta dia.

Dijelaskan, untuk kegiatan G20 ada 23 hotel digunakan untuk akomodasi VVIP. Apabila nantinya setiap lokasi kegiatan ditempati VVIP setingkat Presiden, Perdana Menteri atau lainnya, maka penjagaan dilakukan sangat ketat. “Untuk lokasi yang ditempati selain tamu VVIP, ini lebih rawan karena kurangnya pengawasan terhadap delegasi yang melaksanakan kegiatan di luar kegiatan resmi G20, sehingga perlu bersama-sama untuk menjaga keamanan,” ajak Wayan Sumara.

Pihaknya berpesan pada saat puncak kegiatan G20, seluruh elemen masyarakat agar menahan diri dengan tidak membuat kegiatan di tempat-tempat yang dijaga ketat oleh aparat keamanan. “Kenapa demikian, agar nantinya tidak muncul opini negatif terhadap petugas keamanan dengan menyebarkan berita tidak sesuai dengan fakta di media maupun masyarakat,” tuturnya.

Kepala Desa Ungasan I Made Kari dalam pertemuan mengatakan, masyarakat di wilayahnya agar memberikan dukungan kegiatan Presiden G20, karena ini menjadi sebagai suatu kebanggaan. Dia juga meminta Satuan Lalu Lintas Polda Bali supaya memberikan sosialisasi mengenai lalu lintas terkait kegiatan dinner di Garuda Wisnu Kencana (GWK). “Mohon bagi angkutan berat dan tangki diusahakan melaksanakan operasional di malam hari guna menghindari menyebabkan kemacetan dan kecelakaan,” ujarnya.

Dia juga mengusulkan perlunya diberikan surat edaran kepada pemilik usaha, sehingga pada saat pelaksanaan G20 lalu lintas seputaran ungasan berjalan dengan lancar. “Di tempat-tempat strategis seperti hotel dan pelaku usaha lainnya, kami minta selalu menjaga keamanan dengan baik sesuai arahan yang diberikan Polda Bali sebelum pelaksanaan G20,” ucapnya kepada warga.

Sementara itu, General Manager GWK Stefanus Jonathan menerangkan, di kawasan GWK diawasi sangat ketat oleh panitia, dan seluruh delegasi akan diamankan secara intensif untuk menjaga kelancaran acara. “Pada saat puncak acara, kunjungan wisata akan ditutup kecuali untuk delegasi G20. Sebagai pelaku usaha pariwisata, kami sangat bangga dengan kegiatan ini dan kami mendukung dengan baik terkait keamanan demi kelancaran kegiatan,” tegasnya. alt

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *