Sukseskan G20, KNPI Bali Ajak Pemuda Bersinergi Ciptakan Situasi Kondusif

oleh -338 Dilihat
Foto bersama sebagai penutup Dialog Pemuda yang digelar KNPI dan Pokdar Kamtibmas Bali.

DENPASAR, POS BALI – Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Bali pada tanggal 15-16 November 2022, diprediksi bakal menjadi mempercepat kebangkitan perekonomian Bali. Mengingat gegara pandemi Covid-19, Bali yang mengandalkan perekonomian dari sektor pariwisata ini sangat terpuruk akibat ditutupnya penerbangan internasional untuk memutus penyebaran virus corona ini.

Kini di tengah melandainya penambahan kasus positif harian, vaksinasi tahap III alias booster mencapai 70 persen, hingga kebijakan pelonggaran seperti Visa on Arrival (VoA), tanpa karantina maupun bebas Swab PCR bagi yang sudah booster, turis pun mulai berdatangan. Bahkan berbagai event nasional maupun internasional telah sukses digelar di Bali.

Sementara itu, digelarnya Presidency G20 ini, Bali sebagai tuan rumah pun telah menyiapkan diri guna menampilkan yang terbaik untuk para delegasi. Baik itu dari sisi infrastruktur hingga keamanan dan kenyamanan para delegasi. Seluruh masyarakat Bali pun diminta oleh pemerintah untuk menyukseskan G20 dengan menciptakan situasi dan kondisi yang kondusif.

Para Nasarumber dalam Dialog Pemuda yang digelar KNPI Bali bersinergi dengan Pokdar Kamtibmas

Menyikapi hal itu, Dewan Pengurus Daerah Komite Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Provinsi Bali bersinergi dengan Pokdar Kamtibmas Bali menggelar Dialog Pemuda bertajuk ‘Sinergitas Pemuda sebagai Kasalisator Inklusif Menuju G20 Summit Indonesia yang Kondusif’.

Dialog Pemuda dengan menghadirkan narsumber dari akademisi, Kadin, hingga Polda Bali itu, berlangsung di Sekretariat Pokdar Kamtibmas Bali, Jalan Tukad Musi I/5 Renon – Denpasar, Sabtu (29/10). Tampak hadir OKP, organisasi masyarakat, hingga organisasi mahasiswa.

Ketua Umum DPD KNPI Bali, I Putu Gede Wirakusuma (De Wira)

Ketua Umum DPD KNPI Bali, I Putu Gede Wirakusuma (De Wira) mengungkapkan, Dialog Pemuda ini untuk menyukseskan G20 yang berlangsung di Bali. Untuk itu, pihaknya melibatkan organisasi kepemudaan yang ada dalam menjaga nama baik Bali pada khususnya, dan nama besar Indonesia di hadapan pemimpin dunia yang akan hadir mengikuti konferensi di Pulau Dewata ini.

Dikatakan, banyak hal yang dibahas dalam dialog untuk menyambut G20 ini. Mulai dari sisi kesiapan Bali, keamanan, hingga pemberdayaan SDM lokal yang diharapkan dapat dilibatkan dalam pertemuan pemimpin anggota G20.

“Untuk itu, dalam Dialog Pemuda ini kami menghadirkan narasumber yang berkompeten di bidangnya, sehingga para pemuda yang hadir ini mendapat pencerahan. Khususnya bagaimana sikap kita dalam menyambut G20 ini. Mengingat ada beberapa kebijakan yang diterapkan dalam menyukseskan event ini,” tegasnya.

Sebelumnya Sekretaris Pokdar Kamtibmas Bali Agus Samijaya menyampaikan, Dialog Pemuda ini juga untuk memperingati Hari Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 2022. Acara sinergi Pokdar Kamtibmas Bali dengan KNPI Bali, kata dia, untuk mengedukasi dan sosialisasi tentang pentingnya kamtibmas jelang G20. “Ini tidak mencari pembenaran maupun kesalahan, akan tetapi ini menjadi tanggung jawab kita bersama dalam menyukseskan G20,” ungkapnya.

Dia menambahkan, posisi pemuda sangat berperan dalam menciptakan kamtibmas. Apalagi saat ini kondisi situasi dan ekonomi belum pulih betul dari dampak pandemi. “Terdapat beberapa agenda besar yang bakal kita hadapi ke depan selain G20 ini. Untuk itu, perlu sinergitas antarpemuda dalam mewujudkan kamtibmas, dan menggandeng stakeholder lainnya,” ujarnya.

Sementara itu, narasumber Kasubdit Bintibsos Ditbinmas Polda Bali, AKBP M Taopiq mengapresiasi inisiatif KNPI bersinergi dengan Pokdar Kamtibmas dalam menyelenggarakan Dialog Pemuda ini. Dia pun yakin, KNPI Balia besar di Bali karena bertujuan mulia.

“Saya mengapresiasi silaturahmi tokoh pemuda dalam mendukung kesuksesan G20. Ini menjadi salah satu langkah strategis untuk menyelesaikan rintangan dan meminimalisir permasalahan, dan nyatanya kita bisa rukun di Bali ini,” ungkapnya seraya menyampaikan salam dari Kapolda Bali untuk KNPI Bali.

Pihaknya juga membeberkan peran pemuda dalam menyukseskan berbagai kegiatan. Khususnya peran aktif menyosialisasikan berbagai arah kebijakan melalui digitalisasi. “Kehadiran teknologi, maka peran pemuda sangat besar. Salah satunya menyosialisasikan hasil dari Dialog Pemuda dalam menyukseskan G20,” tegasnya.

 

Narasumber tampak berfoto bersama dengan para organisasi pemuda

Apresiasi dari akademisi Unud yang hadir sebagai narasumber Prof Dr Ramantha pun terlontar. Dari pengamatannya, Dialog Pemuda untuk menjaga kondusifitas sudah terbukti. Tak hanya ditunjukkan secara lisan, akan tetapi dari bahasa tubuh. Para pemuda yang hadir tetap tenang, dan bahkan lebih dewasa dari usianya.

Terkait G20, Prof Ramantha menilai bahwa event ini akan berdampak signifikan terhadap Bali yang sumber perekonomiannya sangat tergantung dari kunjungan wisatawan. “Event ini menjadi sarana promosi gratis ke dunia, dan menunjukkan betapa kondusif, aman, dan nyaman Bali untuk dikunjungi. Kalau promosi langsung, maka itu akan mengeluarkan biaya yang tinggi,” ungkapnya.

Dia menambahkan, dampak yang bisa dilihat dari kasat mata dalam menyambut G20 bagi Bali yakni adanya beatifikasi, perbaikan infrastruktur, serta sarana dan prasarana penunjang lainnya. “Ini kita bisa lihat Tol Bali Mandara yang dihias dan juga penghijauan. Tapi kalau tidak ada G20, itu tidak akan pernah terjadi,” tandasnya.

Antusias pemuda yang hadir dalam Dialog Pemuda ini pun tampak jelas. Berbagai pertanyaan pun dilontarkan para pemuda untuk pemahaman mereka. Salah satunya terkait penertiban baliho babi guling oleh Satpol PP yang dinilai hanya menyasar rakyat kecil pelaku UMKM.

Pertanyaan itu pun dijawab oleh narasumber secara gamblang dan jelas. Yakni untuk menunjukkan penghormatan terhadap tamu negara khususnya yang beragama muslim. Acara Dialog Pemuda ini kemudian ditutup dengan foto bersama. alt

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *