Technical Meeting Porprov Bali XV/2022, Ratusan ‘Patriot’ Olahraga Memadati Yayasan Dwijendra

oleh -118 Dilihat
Para patriot olahraga bersama Ketua Yayasan tampak foto bersama di Aula Yayasan Dwijendra

DENPASAR, POS BALI – Ratusan ‘patriot’ olahraga dari sembilan kabupaten/kota se-Bali memadati Yayasan Dwijendra, di bilangan Kreneng, Denpasar, Minggu (6/10). Mereka berkumpul di Aula Yayasan ini untuk mengikuti pembukaan Technical Meeting Porprov Bali XV tahun 2022.

Ketua KONI Bali, I Gusti Ngurah Oka Darmawan menyampaikan, Technical Meeting ini digelar di Yayasan Dwijendra karena memiliki fasilitas yang lengkap. Mengingat salah satu tahapan Porprov ini membutuhkan ruangan yang cukup banyak. Karena akan diikuti 41 cabor dengan 50 kecabangan.

“Kami membutuhkan ruangan yang banyak untuk meeting para Pengprov Cabor. Tapi mencari itu sulit di Denpasar. Nah kebetulan saya mempunyai teman lama di Dwijendra. Saya hubungi beliau, dan mempersilahkan untuk mengecek dan memakainya,” tutur Oka Darmawan yang juga selaku Ketua Panitia Pelaksana Porprov Bali ini.

Dikatakan, Technical Meeting ini merupakan tahapan dari Porprov Bali. Sedangkan Porprov sendiri bakal dibuka pada tanggal 20 November 2022 yang direncanakan berlangsung di Lapangan Puputan Margarana Renon, Denpasar. Menurut dia, Technical Meeting pada Minggu kemarin sifatnya hanya teknis saja.

Kendati demikian, lanjut dia, Tim Keabsahan dan Dewan Hakim tetap mengawal kegiatan ini, sehingga ke depannya tidak ada lagi permasalahan maupun kendala yang akan dihadapi, khususnya saat pertandingan.

“Tanggal 11 November 2022 sudah mulai ada pertandingan. Karena, pertandingan yang digelar itu membutuhkan waktu yang cukup lama,” katanya seraya menyampaikan terima kasih atas tempat untuk Technical Meeting.

Sementara itu, Ketua Yayasan Dwijendra, I Ketut Wirawan menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepercayaan KONI Bali menjadikan Yayasan Dwijendra sebagai tempat pelaksanaan tahapan Porprov Bali.

Kata dia, hal ini merupakan suatu kehormatan bagi Dwijendra. “Silahkan pakai karena yayasan ini milik masyarakat Bali. Fasilitas kami juga sangat lengkap, bahkan mengalahkan sekolah negeri,” ujarnya ke posbali.

Pihaknya berharap, Technical Meeting ini berjalan dengan baik, sehingga hasil dari Porprov Bali menghasilkan atlet-atlet terbaik untuk mengangkat citra Bali, baik di kancah nasional maupun internasional. Dalam kesempatan itu, Wirawan juga berharap, KONI Bali dan Yayasan Dwijendra bersinergi dalam menjaring bibit atlet berbakat sejak usia dini, khususnya di cabor atletik.

“Ini kita didik sejak dini selama tiga tahun, karena di atletik itu medalinya banyak. Jika sudah menjadi juara, kami akan bersedia memberikan beasiswa. Baik dalam bentuk bebas SPP atau yang lainnya. Karena ini untuk kepentingan masyarakat Bali,” ujarnya kepada posbali.

“Kalau cabor yang lain itu sudah dilakukan secara pribadi-pribadi. Untuk itu kami mencari cabang-cabang olahraga yang agak ‘kering’, kurang peminat. Atletik ini kan jarang ada event,” pungkasnya ke posbali. alt

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *