Brida Bali Catat Potensi Desa Adat 

oleh -150 Dilihat
Peserta acara Sensus Berencana Sumberdaya Bali Berbasis Desa Adat di Gedung Wiswasabha Utama Kantor Gubernur Bali di Denpasar, Senin (5/12) .

DENPASAR, POS BALI – Untuk memenuhi tersedianya data base dan sumberdaya desa adat, serta data terpadu dan menyeluruh baik di parahyangan, palemahan, dan pawoyangan, Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) Provinsi Bali melakukan sensus untuk mencatat dan mendata potensi desa adat yang ada di Bali.

Hal itu disampaikan Kabid Pemerintahan dan Pengkajian Peraturan Brida, Ketut Wica dalam acara Sensus Berencana Sumberdaya Bali Berbasis Desa Adat di Gedung Wiswasabha Utama Kantor Gubernur Bali di Denpasar, Senin (5/12).

“Sensus yang dilakukan Brida ini, juga memperkuat tugas dan fungsi desa adat dalam menyelenggarakan pembangunan sesuai dengan visi ‘Nangun Sat Kerthi Loka Bali’,” katanya.

Menurutnya, sensus ini merupakan program prioritas Gubernur Bali Wayan Koster untuk mengetahui potensi yang ada di masing-masing desa adat yang berjumlah 1.493 desa adat.

Dia menjelaskan, hasil sensus ini juga diketahui potensi desa wisata yang akan dikembangkan sesuai dengan kearifan lokal yang dimiliki masing-masing.

“Jadi jika sudah memiliki dukungan data yang lengkap, maka dengan mudah mengembangkan potensi desa wisata,” harapnya.

Dia menambahkan, hasil dari sensus ini juga diketahui bahwa desa adat di Bali sangat beragam. Memiliki ciri khas dan kearifan lokal masing-masing.

“Dengan data sensus ini, maka nanti memudahkan program apa yang akan dilakukan di desa adat sesuai dengan potensi yang dimiliki,” pungkasnya. alt

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *