Balita Stunting di Klungkung Capai 653 Anak

oleh -160 Dilihat
Balita Stunting di Klungkung Capai 653 AnaK

KLUNGKUNG, POS BALI – Angka kasus stunting di Kabupaten Klungkung rupanya memerlukan perhatian serius. Dari siaran pers yang diterima redaksi POS BALI pada Minggu (18/12), Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta menyampaikan bahwa stunting di Kabupaten Klungkung masih memerlukan perhatian. Menurutnya, angka yang masih tercatat berdasarkan data dari Dinas Kesehatan tahun 2022, saat ini tercatat ada 5,83 persen balita di Klungkung yang tergolong stunting.

“Jumlahnya mencapai 653 orang dari total 11.207 balita. Angka ini tersebar di seluruh wilayah puskesmas yang ada di Kabupaten Klungkung dapat diturunkan lagi,” kata Suwirta saat menghadiri Kunjungan Kerja Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Bali, Putri Koster di Nusa Penida, Klungkung, Sabtu (17/12).

Dalam kesempatan itu, Suwirta juga berpesan kepada masyarakat Nusa Penida agar tidak terlena oleh sektor pariwisata yang sudah mulai membaik. Namun, Suwirta mengajak menghidupkan kembali pertanian dan UMKM yang sudah ada. “Terutama tetap mempertahankan pengolahan rumput laut, dan yang terpenting adalah dengan menjaga kesehatan dari stunting, yakni dengan memeriksa kesehatan secara dini, dan disarankan untuk memeriksakan kesehatan calon pengantinnya,” ajaknya.

Sementara itu, terkait bantuan dari Putri Koster, pihaknya menyampaikan terima kasih. Kata dia, bantuan yang diserahkan oleh Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Bali dan jajarannya sangat membantu dan memberikan keringanan untuk warga Klungkung khususnya warga Nusa Penida. “Sekecil apapun bantuan yang kita terima, tentu adalah anugrah dan perhatian nyata yang diberikan pemimpin kita terhadap masyarakat. Untuk itu jangan pernah meremehkan perhatian dan bantuan yang diberikan oleh Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Bali kita, karena semua diberikan adalah kewajiban yang dilandaskan dengan rasa tulus ikhlas dan rasa sayangnya terhadap masyarakat luas,” ujarnya.

Dalam kunjungan kerja Putri Koster untuk menggerakkan warga dalam menjalankan 10 Program Pokok PKK yang dirangkai dengan agenda ‘Menyapa dan Berbagi’, dilaksanakan di tiga tempat yakni Banjar Sebunibus, Desa Sakti; Banjar Gelagah, Desa Kutampi; dan Desa Pejukutan.

Di masing-masing lokasi, Putri Koster menyerahkan bantuan sosial berupa 20 Kg beras, 1 krat telur dan 2 kotak susu untuk ibu hamil KEK, lanjut usia, penyandang disabilitas, dan kader PKK. Penerima bantuan itu kurang lebih sebanyak 50 orang yang terdiri dari ibu hamil KEK, lanjut usia, balita gizi buruk atau gizi kurang, kader TP PKK dan anak penyandang disabilitas. Sedangkan untuk balita gizi buruk dan gizi kurang, dia menyerahkan bantuan 20 Kg beras, 1 krat telur dan 8 kotak susu.

Tak hanya itu, dalam acara itu juga diserahkan bantuan 100 bibit pohon dari Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali menyerahkan 1000 bibit cabai, dan 50 Kg bibit jagung yang diserahkan kepada Ketua TP PKK Kabupaten Klungkung. Penyerahan bibit ini sebagai salah satu upaya mendukung program Halaman Tentram Indah Nyaman dan Bermanfaat (Hatinya PKK).

“Selain berbagi bahan pokok makanan, saya juga berbagi informasi bagaimana kita harus membangkitkan semangat dan upaya, sehingga memiliki ide-ide baru untuk menciptakan kreasi makanan bagi anak-anak, sehingga nafsu makan anak-anak akan semakin naik. Namun jangan lupa makanan sehat yang kita olah selain bergizi juga harus bersih. Jangan terlalu banyak menggunakan bumbu penyedap agar tidak merusak perkembangan organ di dalam tubuh kita. Nah, untuk ketersediaan bahan sayur dan bumbu terutama cabai bisa kita tata dan tanam di halaman rumah dengan rapi. Sehingga selain bermanfaat, tumbuhan bahan pokok makanan tentu akan memberi keringanan saat harga bahan pokok makanan terutama sayur dan cabai dapat ditanggulangi,” ajak Putri Koster. alt

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *