Keberadaan Dua Bule Tergigit Anjing Rabies Masih Misterius

oleh -150 Dilihat
Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Distan) Provinsi Bali, I Wayan Sunada

DENPASAR, POS BALI – Keberadaan dua warga negara asing (WNA) alias bule yang tergigit anjing suspek rabies di Jalan Werkudara, Legian, Kuta, Badung, Bali pada tanggal 28 Desember 2022, masih misterius. Hingga Selasa (10/1) siang, pemerintah belum bisa menemukan keberadaan bule ini.

“Belum,” singkat Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Distan) Provinsi Bali, I Wayan Sunada saat dihubungi melalui pesan singkat WhatsApp, terkait perkembangan pencarian bule ini.

Hal senada juga disampaikan Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali, Tjok Bagus Pemayun. Bule ini belum ditemukan.

Pihaknya mengaku telah bekerjasama dengan Dinas Pariwisata Badung hingga PHRI untuk melacak bule misterius itu. Sayangnya, belum ada informasi terkait keberadaan bule ini.

“Kami sudah berkoordinasi dengan PHRI untuk mencari tahu apakah ada wisatawan yang menginap tergigit anjing,” ujarnya melalui sambungan telepon.

Wartawan Koran POS BALI juga sempat menelepon Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali, I Nyoman Gede Anom terkait perkembangan kasus bule tergigit anjing suspek rabies ini. Sayangnya, Kadiskes tidak mengangkat teleponnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, kasus rabies kembali meledak di Bali. Tak hanya mengigit warga, dua WNA juga jadi korban anjing suspek rabies.

Sayangnya, dua turis berjenis kelamin perempuan itu tidak diketahui keberadaanya. Informasi menyebut, setelah digigit anjing wisatawan ini langsung pergi mengendarai sepeda motor.

Pemerintah kini tengah melacak keberadaan dua WNA ini, agar segera bisa ditangani dengan memberikan vaksin anti rabies (VAR). alt

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *