Gencar Booster 2, Covid-19 Masih Ada

oleh -146 Dilihat
Made Rentin

DENPASAR, POS BALI – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali makin gencar melakukan vaksinasi booster 2. Kegiatan vaksinasi keempat ini, telah dimulai sejak 24 Januari 2023. Dalam hitungan minggu, jumlah masyarakat yang telah mengikuti booster 2 ini sebesar 1,7 persen per Kamis (9/2).

“Target booster 2 mendekati booster pertama yang berada di kisaran angka 80 persen. Jadi target booster 2 minimal menyamai capaian booster pertama,” ungkap Sekretaris Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Bali, I Made Rentin, Jumat (10/2).

Menurutnya, Pemprov Bali bergerak massif bersama melalui Dinas Kesehatan, TNI, Polri dengan menggelar berbagai kegiatan. Mulai dari serbuan vaksin, gebyar, door to door oleh Binda Bali, termasuk juga melibatkan komunitas.

“Komunitas di Bandara Ngurah Rai juga melakukan gebyar vaksin yang diikuti 1.500 orang yang ditempuh dalam jangka waktu 11 hari,” lanjut Made Rentin yang juga Kalaksa BPBD Bali ini.

Tak hanya itu, lanjut dia, insan pariwisata juga mengikuti vaksin booster 2 yang difasilitasi Dinas Pariwisata Provinsi Bali. Pihaknya berharap kepada masyarakat Bali untuk datang k epos-pos layanan vaksinasi yang disediakan satgas kabupaten/kota, termasuk juga ke Puskesmas terdekat.

“Puskesmas yang melayani vaksinasi booster 2 termonitor jumlahnya 120 di seluruh Bali,” ungkapnya.

Pihaknya mengingatkan, vaksinasi ini sangat penting karena pandemi Covid-19 masih berlangsung. Dia menegaskan, sejak awal penanganan Covid-19 menggelorakan wajib protokol kesehatan, dan vaksinasi.

“Mau bukan jadi persyaratan ataupun jadi persyaratan vaksinasi Covid-19, yang penting masyarakat Bali sehat dan memiliki imun tubuh untuk menghadapi gempuran Covid-19 yang masih ada di sekitar kita,” ajaknya.

Dalam kesempatan itu, Rentin juga mengungkap jumlah kasus aktif Covid-19 yang sangat kecil dan terkendali. “Dua minggu terakhir, jumlah pasien BOR di bawah 2 persen tingkat keterisian. Bahkan sesekali kosong. Lebih dominan isolasi mandiri. Kasus aktif hanya tinggal 34 orang pada minggu lalu,” pungkasnya. alt

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *