Penegakan Perda Perkada, Satpol PP Harus Tegas dan Humanis

oleh -348 Dilihat
Penyerahan penghargaan Bali Trepti untuk Satpol PP dan Pecalang.

DENPASAR, POS BALI – Upaya penegakan Perda dan Perkada yang dilakukan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) tidak hanya harus tegas, namun juga harus humanis.

Hal itu ditegaskan Sekda Provinsi Bali, Dewa Made Indra seusai memimpin apel gelar pasukan untuk memperingati Hari Ulang Tahun ke 73 Satpol PP, HUT ke 61 Satuan Perlindungan Masyarakat, serta HUT ke 104 Pemadam Kebakaran di Lapangan Renon, Denpasar, Rabu (8/3).

Dalam apel itu, tidak hanya melibatkan unsur Satpol PP Provinsi, Kabupaten/Kota. Akan tetapi juga melibatkan TNI, Polri, hingga Pecalang.

Menurut Dewa Indra, tegas yang dimaksud yakni sesuatu yang melanggar aturan harus dilakukan penertiban. Humanis, lanjut dia, merupakan cara dalam penegakan aturan.

“Kalau dulu tegas itu menggunakan cara fisik seperti didorong, ditendangi, dan barang diangkut. Tapi sekarang tindakan itu tidak tepat dilakukan seperti itu,” jelas Dewa Indra.

Dijelaskan, humanis yang dimaksud memberi pemahaman kepada masyarakat. Selain itu, juga bisa memberi solusi.

“Sebelum terjadi pelanggaran, perlu melakukan edukasi dan sosialisasi. Namun jika terjadi pelanggaran, maka dilakukan penindakan dengan cara humanis. Setelah itu dijaga agar tidak kembali melanggar,” pintanya.

Terkait HUT, Dewa Indra menyampaikan bahwa momentum ini menjadi ajang evaluasi terkait cara-cara kerja dalam menjalankan tugas dan fungsinya sebagai penegak Perda dan Perkada.

Dalan HUT tersebut, juga diisi dengan penyerahan penghargaan Bali Trepti. Yakni kepada Satpol PP Badung karena kinerjanya dalam menyukseskan G20.

Kemudian Satpol PP Buleleng atas peningkatan kinerja dalam melaksanakan tugas dab fungsinya.

Selanjutnya Satpol PP Jembrana yang telah berhasil melakukan inovasi dengan program Polprades. Yakni satu anggota Satpol PP ditugaskan di setiap desa.

Berikutnya kepada Manggala Utama Pasikian Pecalang atas partisipasinya mendukung kinerja Satpol PP dalam menjaga ketentraman dan ketertiban umum.

Kasatpol PP Bali Dewa Nyoman Rai Dharmadi mengungkapkan, penghargaan Bali Trepti ini dinilai betul dengan berbagai pertimbangan.

“Yang dinilai itu tentunya kinerja, konsistensi, komitmen dalam menjalankan tugas dan fungsinya di wilayah masing-masing yang menjadi tolak ukur penghargaan Bali Trepti,” ungkapnya.

Ke depan, pihaknya bakal merancang penghargaan Bali Trepti yang lebih baik lagi. Bahkan, berencana bakal memberikan bantuan dalam bentuk fisik.

“Ke depan program kami tahun ini bersih-bersih di semua urusan. Termasuk juga dalam menyambut pemilu serentak tahun 2024,” pungkasnya. alt

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *