Paiketan Pali-Pali, Komunitas Lansia yang Tetap Berkarya

oleh -229 Dilihat
PENGURUS dan anggota Paiketan Pali-pali foto bersama pada perayaan HUT ke-3 di Pantai Sanur, Kamis (20/4/2023).

DENPASAR, POS BALI – Komunitas lansia di Denpasar membentuk perkumpulan (paiketan) Pali-pali yang berpusat di Pantai Segara Ayu, Sanur. Pali- Pali adalah akronim dari Pade Lingsir Pade Liang yang artinya sama-sama tua, sama-sama senang. Paiketan ini lahir tanggal 20 April 2020.

Setelah 3 tahun berjalan, anggotanya terus bertambah. Sekarang sudah mencapai 73 orang. Walau dalam perjalanan hampir 2 tahun sempat vakum dilanda pandemi Covid-19, semangatnya tidak pernah padam untuk berkumpul, membagi pengalaman atau sharing.

Seperti tampak saat perayaan HUT ke-3 Paiketan Pali-pali pada Kamis (20/4). Perayaan HUT ke-3 Paiketan Pali-pali berlangsung meriah. Bahkan hadir beberapa warga negara asing, baik ekspatriat maupun yang secara kebetulan berkunjung ke Pantai Sanur, Denpasar.

Sebelum berendam di laut Pantai Sanur yang indah dan bercengkrama membagi pengalaman, sebelumnya anggota paiketan yang terdiri dari para senior ini melakukan aksi bersih Pantai Sanur. Mereka memungut sampah, dikumpulkan untuk kemudian dibuang ke tempat yang semestinya.

Menurut Sangtu Subaya, salah satu anggota, pensiunan tour guide, para WNA itu tertarik untuk bergabung pada Paiketan Pali-pali karena misi dari paiketan tersebut adalah menjaga lingkungan agar tetap bersih dan nyaman. Mottonya adalah “pantai cantik tanpa sampah plastik”.

“Mereka melihat bahwa ini merupakan kegiatan yang positif, sehingga para bule ini dengan senang hati ikut bergabung dengan kami. Kami bersama mendirikan paiketan ini agar terus bisa berkarya walau usia tidak muda lagi. Sebab, sebagian besar dari kami merupakan pensiunan. Kita sama-sama concern pada pelestarian lingkungan,” ujar mantan Ketua DPP HPI ini di Denpasar, Minggu (23/4/2023).

Dalam perayaan HUT ke- 3 itu dikukuhkan pengurus Paiketan Pali-pali yakni: Ketua Dewa Putu Arsa didampingi Waka 1 dan 2 : Putu Dira dan Sangtu Subaya serta Bendahara : Nyoman Sukasena dan Mangku Angga. Ditunjuk juga Dewan Penasehat : Cok Oka Pemayun, I Gde Kintawali dan Ketut Ardana serta Dewan Pembina : IB Dwi dan IB Parwata.

Paiketan Pali-pali mempunyai misi (agenda) tetap ingin berkontribusi untuk pelestarian lingkungan di masa pensiun.

gre

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *